Buku
SMK Negeri 2 Jepara
Penilaian
0,0
dari 5Psikologi Raos dalam Wayang
Banyak rahasia yang berkaitan dengan raos di dalam tokoh-tokoh wayang. Wayang merupakan representasi psikologi raos. Raos, dapat dibedakan menjadi dua golongan, yaitu raos njaba dan raos jero. Raos njaba bersifat fisik, jasmaniah, yang memiliki tuntutan badaniah. Dalam lakon wayang seringkali terjadi perebutan negara, senjata, wahyu, dan peperangan. Seolah-olah mengatakan bahwa lakon wayang membangun konflik. Sedangkan raos njero lebih bersifat mistis, memiliki tuntutan spiritualistik. Raos semacam ini diwujudkan oleh perwujudan tokoh-tokoh wayang yang ingin ngudi kasampurnaan, artinya berupaya menemukan hakikat hidup. Contohnya tokoh Abimanyu yang berguru kebatinan kepada Begawan Abiyasa. Wejangan-wejangan dalam wayang, seperti Sastra Jendra Hayuningrat milik Begawan Wisrawa, anugerah para dewa, juga mewujudkan arah raos njero.
Ketersediaan
| Lokasi | Kode Eksemplar | No. Panggil | Status |
|---|---|---|---|
| My Library (100) | B25271 | 155.6 SUW p | Tersedia |
| My Library (100) | B25272 | 155.6 SUW p | Tersedia |
| My Library (100) | B25273 | 155.6 SUW p | Tersedia |
Informasi Detail
- Judul Seri
- -
- No. Panggil
- 155.6 SUW p
- Penerbit
- yogyakarta: NARASI, 2018
- Deskripsi Fisik
- 368hlm.;21cm.
- Bahasa
- Indonesia
- ISBN/ISSN
- 978-168-529-0
- Klasifikasi
- 155.6
- Tipe Isi
- -
- Tipe Media
- -
- Tipe Pembawa
- -
- Edisi
- cet. 1
- Subjek
- Psikologi
- Info Detail Spesifik
- -
- Pernyataan Tanggungjawab
- SUWARDI ENDRASWARA
Versi lain/terkait
Tidak tersedia versi lain
Lampiran Berkas
Tidak Ada Data
Karya Umum
Filsafat
Agama
Ilmu-ilmu Sosial
Bahasa
Ilmu-ilmu Murni
Ilmu-ilmu Terapan
Kesenian, Hiburan, dan Olahraga
Kesusastraan
Geografi dan Sejarah